I Forgot How To Return Chapter 02 Part 01


Chapter 02 : Without Magic (Part 01)




― Aku akan ikut bersamamu.




Saat itu Haruto memutuskan untuk
mengikuti Hatsumi,karena Haruto masih belum mengetahui kondisi dunia pada saat
ini. Selain itu, Hatsumi sepertinya memiliki sebuah hubungan dengan Haruto yang
mempermudahnya untuk bekerja sama.




Setelah itu, Haruto memutuskan
untuk berkemah di tempat itu bersama dengannya karena langit sudah mulai gelap.
Haruto membuat makan malam dengan menggunakan hasil buruan yang ia temukan
selama perjalanan. Meskipun Hatsumi menolak untuk makan pada akhirnya ia ikut
makan bersama. Setelah itu Haruto memasang sebuah «Barrier» dan menyuruh Hatsumi untuk
tidur sementara Haruto menjaga tempat itu semalaman.




**********




“Ah! Selamat pagi
Shirasaki-san.”




“Un.. Selamat pagi, Katsuo
Haruto-sama.”




“….. Hei, bisakah kau hentikan
panggilan itu? Hal itu membuatku merasa aneh.”




Haruto memang sudah terbiasa
dipanggil dengan sebutan itu sewaktu masih berada di bumi. Posisinya sebagai
anak konglomerat membuatnya sering dipanggil seperti itu oleh para bawahan
orang tuanya. Namun, rasanya aneh jika di dunia lain ini ia masih tetap
dipanggil seperti itu.




“… Lalu bagaimana saya harus
memanggil anda?”




“‘Haruto’ saja cukup. Ah.. Dan
juga hentikan formalitas itu.”




“T-Tapi..”




“Tidak ada penolakan, mengerti?”




“A-Aku mengerti. Umm..Haruto.”




“Hm. Itu bagus, Hatsumi.”




“.. Eh? Namaku?”




“Hm? Ada apa?”




Haruto memiringkan kepalanya tanda
tak mengerti, namun beberapa saat kemudian ia akhirnya menyadari maksudnya.




“Ah.. Maksudku, aku memintamu
untuk memanggil namaku, ‘kan? Maka tidak sopan jika aku terus memanggil nama
keluargamu.”




“… Aku mengerti.”




“.. Baiklah!!! Mari kita
pergi!!!”




“Pergi? Kemana?”




“Ha? Tentu saja ke tempatmu!!”




“Ah, benar juga..” Hatsumi
berjalan ke arah Haruto kemudian melewatinya, setelah itu ia menoleh ke
belakang dan berkata, “Baiklah, ayo kita pergi Haruto.”




“OK.”




**********




Saat ini, Haruto dan Hatsumi
sedang dikepung oleh sekawanan serigala di tengah hutan. Jumlah mereka sekitar
58 ekor.. Itulah yang dirasakan oleh Haruto.




“Hatsumi.. Apa kau bisa
menangani hal ini?”




Sebenarnya Haruto bisa dengan
mudah menghabisi mereka, namun ia berpikir untuk melihat tentang kemampuan
bertarung milik Hatsumi, karena itu ia ingin membiarkannya bertarung.




“Tentu saja.”




Hatsumi maju selangah ke depan.
Menarik keluar pedangnya lalu mengarahkannya ke depan, Hatsumi mulai membaca
mantra.




― Oh [Wind], Datang dan
berkumpullah padaku, «Wind Blade»!!!




(Dia seorang Mage ya..)




Angin mulai berkumpul dengan kuat pada
pedangnya, setelah itu ia segera memasang kuda-kuda lalu menebaskan pedangnya
secara horizontal .




Sebuah tebasan angin pun terbentuk dan
membelah tubuh serigala itu menjadi dua bagian. Serangan itu membunuh hampir
semua serigala yang ada. Setelah melihat tubuh kawanannya telah tergeletak di
tanah, serigala yang tersisa segera melarikan diri.




“Hou.. Itu cukup mengesankan..”




“I-Ini bukan apa-apa jika
dibandingkan denganmu, Haruto..”




“Hehe… Yosh, Ayo kita lanjtukan
perjalanan kita.”




Setelah itu,mereka melanjutkan
perjalanan. Haruto berjalan di belakang sementara Hatsumi berjalan di depan
sebagai penunjuk jalan.




Haruto menatap punggung Hatsumi
dengan rasa penasaran.




(Hmm.. Aku ingin mengetahui
seberapa kuat Mage yang ada di dunia ini..)




― «Appraisal»!!!




Sebuah layar status pun muncul di
sebelah Hatsumi.





Name
Shirasaki Hatsumi (16)

Job

Mage (Lvl. 68), Swordswoman (Lvl. 31)

Race

Human

HP

7514/7514

MP

7989

Magic

【Wind Element (Lvl. 49)】, 【Heal
(Lvl. 45)】, 【Fire
Element (Lvl. 18)】, 【Seal
Magic (Lvl. Max)】, 【Light
Element (Lvl. 16)】, 【Water
Element (Lvl. 48)】

Skill

【Sword (Lvl. 31)】, 【Spear (Lvl.9)】, 【Martial Arts (Lvl.6)】, 【Knife (Lvl.20)】

Title

Princess of Conscience, White Seal




(Uwaaa~~~ Ini benar-benar terlihat seperti game!!! Tapi aku benar-benar terkejut.. Ternyata dia benar-benar seorang putri kerajaan!!! )




Selama di bumi, Haruto sudah
berkali-kali melihat status miik orang lain. Namun apa yang terlihat hanyalah
nama, umur, jumlah nyawa, pekerjaan dan kemampuan mereka. Namun, apa yang ia
lihat ini adalah yang pertama kali untuknya.




(Sepertinya Mage di dunia ini cukup
kuat….. ― Hm? I-Itu, ‘kan!!!.....)




Haruto menyadari sesuatu ketika
melihat status milik Hatsumi.




“Hei, Hatsumi..”




Haruto menghentikan langkahnya.




“A-Ada apa?”




Hatsumi ikut menghentikan langkahnya
dan berbalik menatap Haruto.




“Menurutmu.. Apa yang terjadi kalau
orang-orang mengetahui tentang kekuatanku?”




Mendengar pertanyaan itu, Hatsumi
menatap ke arah langit.




“Hmm.. Kemungkinan besar orang biasa
akan merasa ketautan denganmu.. Lalu para pemerintah mungkin akan―!!!”




(J-Jangan-jangan..)




Sadar akan maksud pertanyaan itu,
Hatsumi langsung menoleh ke arah Haruto. Sambil menatap telapak tangan
kanannya, Haruto berkata pada Hatsumi.




“Benar.. Kekuatanku ini terlalu besar bagi penduduk dunia ini. Cepat atau lambat, akan ada banyak orang yang mengincar kekuatanku..”




(Apa yang dia rencanakan?)




“Apa yang kau rencanakan?”




Tanya Hatsumi. Haruto tersenyum
mendengar pertanyaan itu.




“Untuk menghindari semua hal itu, aku
harus menyembunyikan kekuatanku ini terlebih dahulu..”




(Jangan bilang kau akan..)




“B-Bagaimana caramu menyembunyikan
kekuatanmu?”




Tanyanya dengan sedikit ketakutan.




“Hatsumi.. Tolong segel kekuatanku.”




― !!!




Tubuh Hatsumi gemetar mendengar
permintaan itu. Namun ia mampu mengendalikannya dengan benar, setelah merasa
tenang ia kembali bertanya.




“Apa maksudmu?”




Haruto memalingkan mukanya mendengar
pertanyaan itu.




“.. Barusan aku mengintip statusmu..
Lalu aku melihatnya. Kau menguasai sihir penyegelan dengan sempurna, ‘kan?”




“.. Itu.. Benar.”




Hatsumi menjawabnya dengan nada lemah.




Sejujurnya, Hatsumi merasa enggan
untuk menggunakan kekuatan itu. Meskipun itu adalah faktor utama yang
membuatnya dijuluki sebagai «White Seal».




“Apa kau tidak bisa menyegel
kekuatanmu sendiri?”




Untuk menghindari hal itu, Hatsumi
memberikan sebuah serangan baik.




“Tidak.. Maksudku, aku bisa saja menyegel
kekuatanku sendiri, tapi hasilnya tidak akan bagus.”




“… Mengapa begitu?”




“Umm.. Maksudku itu.. Kau takkan pernah
bisa mengikat dirimu sendiri dengan kuat, bukan? Karena gerakan yang bisa kau
lakukan sangatlah terbatas sehingga ikatan yang kau buat pun tidak begitu kuat.”




(Apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa
ia merasa terganggu dengan permintaanku ini? Apa permintaanku ini terlalu
aneh?)




 Sementara Haruto merasa bingung dengan sikap
penolakan yang ditunjukkan atas permintaan itu, Hatsumi menghela napasnya.




“Baiklah, aku akan memenuhi
permintaanmu, Haruto.. Kekuatanmu itu akan aku segel.”




Hatsumi akhirnya menyanggupi
permintaan itu.




□□□

0 Response to "I Forgot How To Return Chapter 02 Part 01"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel