Keizoku wa Maryoku Nari Chapter 12


Chapter 12 : Pesta Ulang Tahun


Ketika aku tiba di kediaman di Ibukota Kekaisaran, nenek ku dan kakak perempuanku menyambutku.
"Selamat datang, sudah lama tidak bertemu ya."

"Ayah ,ibu, lama tidak bertemu, apa Leo juga baik-baik saja?"

"Lama tidak bertemu Helena, aku dengar kamu masuk ke S-Class. Selamat!"
Mengatakan itu, ibu memeluk kakak perempuanku.

Ngomong-ngomong, di sekolah tempat bangsawan berusia 8 hingga 14 tahun hadir, S-Class adalah dimana hanya beberapa siswa terbaik dari ujian klasifikasi yang dimulai di kelas empat yang dapat terpilih, dan mereka yang berada di S-Class ketika mereka lulus dapat direkomendasikan oleh sekolah sihir.

"Nee-chan, selamat. Aku baik-baik saja kok."

"Terima kasih. Kalau itu Leo, akan lebih mudah untuk  masuk ke S-Class di masa depan."

"Eh, itu tidak benar!"

"Ufufu, maka semua anak-anakku akan lulus dari S-Class."

"yah yah,Tidak baik menaruh terlalu banyak harapan pada anak-anak. Meskipun, Leo mungkin baik-baik saja."
Mengatakan itu, Nenek menghentikannya.... mungkin?

"Itu benar, semua orang menunggu, jadi ayo kita masuk ke dalam rumah."
Dalam kata-kata ayahku, semua orang masuk ke dalam rumah.

Omong-omong, ketika aku berpikir ada sesuatu yang salah.... Kakak perempuanku tidak menempel padaku!
Terakhir kali, dia selalu menempel padaku, apa kakak perempuanku juga tumbuh ya
Itu rasanya sepi, tapi...

Ketika memasuki rumah, ada seorang pria yang aku tidak kenal bersama dengan kakek dan kakak laki-lakiku.
Penampilannya pirang, sama seperti kakek dan ayah.

Orang asing itu menatap wajahku.
"Ah, apakah anak itu Leo-kun? Senang bertemu denganmu, aku adik Diork-niisan, Damian." (RAW: ダミアン)
Orang itu memperkenalkan diri.
Kelihatannya, orang ini sepertinya adalah pamanku.

"Damian adalah kapten dari Imperial Magic Special Forces dan dikatakan sebagai orang dengan peran terkuat di dunia."
Peran terkuat ya....
Baiklah, biarkan aku melihat skill seperti apa itu.

 Damian Forster Lv. 120

 Age: 28
 Tribe: Human Tribe
 Occupation: Magician

 Physical strength: 7200/8200
 Magic: 10400/10400

 Power: 4200
 Speed: 4540
 Luck: 40
 Attributes: None, Lightning, Shadow
 Skill
 Non-Attribute Magic Lv. 8,
 Lightning magic Lv.8, Shadow magic Lv.9,
 Swordsman Lv. 9, Magical Operation Lv. MAX,
 Magical Sensing Lv. 7, Covert

 Title
 Sorcerer,
 Tower Dungeon Breaker

Di sini juga, sangat jarang tapi ada Sorcerer!
Ini seperti mengambil yang terbaik dari Kakek dan Nenek.

"Wow itu luar biasa!"

"Benarkah?Aku jadi malu, tapi Leo-kun akan segera bisa mendapatkan lebih dari itu."

"Mengapa?"

"Kekuatan sihirmu itu terlalu hebat. Kamu memilikinya lebih dari masa kejayaan ibu, bukan?" (TLN: kata ‘ibu’ disini berarti neneknya Leo)

(Stiffed)

"Hah? Leo masih 8 tahun lho."

"Itu benar Ayah, Ibu juga merasakannya kan?"

"Aku merasakannya."
Nenek mengangguk pada kata-kata paman.


"Bukankah itu sangat luar biasa!?"
Ketika semua orang diam, Ivan-niisan yang berada di ujung berbicara.

"Pada usia itu, memiliki kekuatan sihir lebih dari Sorcerer..."
Alex-niisan berkata demikian dengan suara bahwa ia tak percaya.

Kalau dipikir-pikir, aku mendengar suara Ivan-niisan dan Alex-niisan setelah waktu yang lama.

"Ya ya, Leo juga lelah dari perjalanan panjang, jadi cukup sampai di situ dulu."

"Itu benar, ini besok ya."

"Ah, aku ingat. Sepertinya sang putri memanggilmu sehari setelah ulang tahunmu lho."

Eh!?

"Ara, bukankah itu bagus bisa bertemu dengan Sheria-chan?"

"Apakah kamu begitu akrab dengannya dalam liburan kaisar terakhir kali?"

"Itu benar, ayah, Sheria-chan memeluk Leo dalam perjalanan pulang dan menangis. "

"Kamu harus pergi menemuinya, Leo-kun."
Paman menepuk bahuku.

"Y, Ya."

Yah, akan menakutkan kalau aku tidak pergi.

"Sekarang sekarang, cukup sampai di sana, sekarang bubar."
Mengatakan itu, Nenek membuarkan semua orang.

"Kalau begitu, ayo pergi Leo."
Mengatakan itu, aku dibawa oleh ibuku dan meninggalkan ruangan.


"Yosh, semua orang sudah pergi."
Diork dan Damian tetap di kamar setelah semua orang keluar dari ruangan.

"Sudah lama sejak kita berbicara satu sama lain seperti ini."

"Karena kita berdua sibuk dengan pekerjaan."

"Jadi, mengapa Leo memiliki begitu banyak sihir, nii-san?"

"Aku juga tidak tahu sama sekali... Karena pada usia 3, dia sudah melebihiku."

"Lalu, apa dari bawaan alami dari lahir?"

"Kemungkinan begitu."

"Leo-kun tampaknya akan menjadi luar biasa jika dia meningkat dengan cara ini."

"Itu sebabnya aku tidak memberitahu siapa pun kecuali keluargaku tentang kekuatan sihir itu."

"Yah, kalau tidak, itu akan jadi merepotkan."

"Kalau begitu, ini tentang Leo, berapa banyak bangsawan akan datang besok?"

"Sepertinya para bangsawan dengan anak seumur Leo akan datang, Duke juga datang."

"Itu angka yang cukup banyak."

"Leo akan kesulitan besok."

"Itu benar."
Mengatakan demikian, keduanya tertawa.

<Hari Pesta>
Malam ini, Aku mengenakan pakaian formal yang sangat sulit untuk dipakai.
Sudah ada banyak bangsawan berkumpul di aula.

Kekaisaran memiliki rumah yang disebut Three Grand Dukes.
North Lefevre Family.
South Boardrail Family.
West Philibert Family.

Hari ini, dua dari mereka akan berpartisipasi.....

Ngomong-ngomong, keluarga Forster juga adalah Duke, tetapi tidak termasuk karena masih baru.

Di sebelah timur kekaisaran, tidak ada peluang kemakmuran karena secara historis ada banyak bencana yang disebabkan oleh monster sampai kakek datang ke wilayah itu.
Oleh karena itu, para bangsawan yang berada di timur pada saat itu adalah bangsawan yang hancur atau miskin.

Keluarga Boardrail adalah keluarga ibuku.
Keluarga Lefevre adalah keluarga nenekku.
Hari ini, kedua keluarga Duke ini datang.

Ada banyak bangsawan lain juga yang datang.

Ketika aku berpikir aku harus menyapa orang-orang ini, aku jadi ingin melarikan diri dari sekarang.....


Dan, ketika aku memasuki ruangan dengan diiringi tepukan tangan, pesta dimulai.

Saat pesta dimulai, para bangsawan datang untuk menyambutku secara bergantian.

Pertama-tama, itu adalah Keluarga Boardrail.

Seorang pria berusia 30 tahun berambut merah dengan anak laki-laki (berambut merah) seumuran denganku.

"Hai Leo, senang bertemu denganmu, aku adik laki-laki Carla, Lawrence Boardrail. Selamat ulang tahun."
Orang ini, kelihatannya adalah pamanku.

"Senang bertemu dengan anda, terima kasih banyak."
Aku membungkuk dan mengucapkan terima kasih.

"Lalu, Ini adalah putra keduaku Frank, yang akan bersekolah tahun depan, sama seperti Leo."
Mengatakan itu, Tuan Lawrence menekan punggung anak laki-laki di sebelahnya.

"S, Senang bertemu denganmu. Selamat ulang tahun."

"Terima kasih, mohon bantuannya saat di sekolah"

"Ya, mohon bantuannya."

Tentu saja, setelah keluarga Boardrail, itu adalah keluarga Lefevre.
Seorang pria berambut pirang dan seorang anak perempuan yang datang untuk menyapa.
"Selamat Ulang Tahun. Aku adalah sepupu Diork, Albert Lefevre, dan ini adalah Josettia, yang sebentar lagi seusia denganmu."

"Selamat Ulang Tahun. Tolong panggil aku Jose."

"Terima kasih banyak. Terima kasih juga Jose. Mohon bantuannya saat di sekolah."

"Ya, mohon bantuannya juga."
Selain itu, kebanyakan dari mereka adalah bangsawan yang entah bagaimana berhasil membuatku mengingat tentang anak perempuan dan anak lelaki mereka dan membuatku menyukai mereka, dan sangat sulit untuk berurusan dengan mereka.

Begitulah, saat pesta usai, itu bukan sesuatu yang benar-benar bisa aku nikmati.

<Hari berikutnya>
Aku lelah dari kemarin dan dibangunkan oleh seseorang saat aku sedang tidur nyenyak.
"Ayo bangun."

"Unn."

"Kalau kamu tidak bangun, dia akan marah."

"Uh, Eh!? kenapa paman ada di sini?"
Ketika aku bangun, ada paman di sana.

"‘Kenapa’ katamu, aku disuruh untuk membawamu ke kaisar secara diam-diam."

"Ah, berbicara tentang itu, aku harus pergi ke tempat Sherry."
Karena kelelahan kemarin, hampir tidak ada yang tersisa di kepalaku....

"Ya, kalau begitu silakan berganti pakaian sesegera mungkin."

"Aku mengerti."

Kemudian aku selesai berganti pakaian, dan ketika aku mencoba keluar dari pintu depan, tiba-tiba aku digendong oleh pamanku.

"A, Ada apa?"
Gezz, aku sama sekali tidak tahu mengapa aku di gendong?

"Karena perintah dari kaisar adalah membawamu diam-diam, jadi aku akan membawamu dengan super ekspres menggunakan jalur rahasia."

"Eh"
Aku mencoba untuk memprotes tapi....
Untuk mencegah hal itu, paman berlari sambil membawaku melintasi kota dengan kecepatan yang luar biasa.....

0 Response to "Keizoku wa Maryoku Nari Chapter 12"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel