BLANTERWISDOM101

Keizoku wa Maryoku Nari Chapter 27



Chapter 27: 1 Minggu Pelatihan Bagian 1

Satu minggu sebelum pemakaman, setelah aku memodifikasi Selena.

"Baa-chan, aku akan pergi berlatih." (Leo)

"Hah? Bagaimana caramu menjadi lebih kuat dari sekarang?"(Carina)

"Kalau begitu, menurutmu apa kelemahanku?" (Leo)

"Entahlah? Kekuatanmu adalah misteri akhir-akhir ini." (Carina)
I-Itu tidak benar!

"Jangan katakan hal seperti itu. Aku berpikir ini adalah untuk beradaptasi dalam pertempuran yang sebenarnya." (Leo)
Aku berpikir bahwa aku harus dapat beradaptasi bahkan dengan situasi yang tidak terduga seperti pertempuran dengan Mad Demon sebelumnya...

“Kalau begitu, bukankah kamu sudah melakukannya di dungeon...?” (Carina)

"Itu, hanyalah bermain-main. Pada waktu itu, aku merasa sangat kuat di suatu tempat di hatiku sehingga aku menjadi sombong bahwa aku akan baik-baik saja, dan bahkan jika ada sesuatu, aku merasa ringan karena aku punya jii-chan." (Leo)
Bahkan, aku pikir pada saat itu aku tidak akan tidak kesulitan mengalahkan bos dan aku ceroboh dengan status yang luar biasa.

"Jika kamu sudah bertekad seperti itu..... kemana kamu akan pergi?" (Carina)

"Aku akan ke Hutan Iblis." (Leo)

"Hah?" (Carina)
Yah, itu wajar untuk bereaksi seperti itu...

"Karena di sana selalu mendekati kematian, jadi aku yakin aku akan selalu merasa tegang." (Leo)

"Begitu ya... aku tidak akan menghentikanmu, tapi pastikan untuk kembali seminggu kemudian." (Carina)

"Kenapa sampai satu minggu kemudian?" (Leo)
Apa terjadi sesuatu?

"Kamu punya pemakaman untuk jii-san." (Carina)

"Ah, itu benar."
Oi oi, jangan sampai aku melupakan itu...

"Karena itu, pastikan kamu akan kembali, oke?" (Carina)

"Aku mengerti. Kalau begitu, aku akan pergi!" (Leo)
Mengatakan itu, aku menggunakan <Transfer>.


Tujuan yang kugunakan untuk <Transfer> adalah rumahku.
Kaa-san dan yang lain tidak ada di rumah karena mereka sudah berangkat ke Ibukota Kekaisaran.

Peralatanku dari atas adalah Goggles Anna, Transparent Cloak +, Magic Hand (Gloves), Elena, Sky Shoes +.
Aku tidak membawa Selena karena dia bisa dipanggil.

"Kalau begitu, ayo pergi ke Hutan Iblis. Anna, bisakah kamu membimbingku ke Hutan Iblis?" (Leo)

(Ya, aku bisa.) (Anna)

"Itu bagus. Aku senang aku datang tetapi aku tidak tahu di mana Hutan Iblis berada." (Leo)
Aku tidak pernah pergi ke luar selain pergi ke toko material...
Yah, aku tidak berpikir bahwa aku akan kecanduan sihir penciptaan.

(Bersikap tegaslah! Kau tidak bisa membawaku keluar tiba-tiba dan berkata “aku tidak bisa pergi ke sana” atau semacamnya!) (Elena)
Menakutkan menakutkan, Elena menjadi marah.

"Maafkan aku. Jadi tolong beri arahan. Anna." (Leo)

(Kalau begitu, aku akan menunjukkan arah tujuan, jadi silakan lurus ke arah itu.) (Anna)

Ketika Anna berkata demikian, sebuah panah diproyeksikan pada googles.
Ooh, Anna benar-benar berguna ya.....

"Bagaimana dengan rintangannya?" (Leo)

(Dengan peralatanmu, apapun itu tidak masalah.) (Anna)

"Aku rasa itu benar." (Leo)
Aku menuangkan kekuatan sihir ke dalam Transparent Cloak + untuk menghapus keberadaanku.
Dan berlari di udara dengan Sky Shoes +.

"Dengan ini tidak masalah." (Leo)
Dengan ini aku tidak perlu khawatir tentang rintangan atau dilihat oleh manusia.

(Ya, tidak apa-apa.) (Anna)

Kemudian, aku terus berlari dengan kecepatan tinggi ke arah panah.

Lalu satu jam kemudian, sebuah tembok besar terlihat.

(Anna, apa itu?) (Leo)

(Ini adalah dinding pelindung untuk melindungi negara dari monster di Hutan Iblis.) (Anna)

(Dinding pelindung ya... Itu berdiri kokoh disepanjang jalan ya…) (Leo)
Berpikir begitu, aku pergi melewati atas dinding.

"Yosh, kita sudah sampai." (Leo)
Aku sudah dapat masuk ke hutan.

Segera setelahnya,
(Perhatikan bahwa terdapat monster di depan.) (Anna)
Anna memberitahuku.

Oh, langsung muncul ya.... seperti yang diharapkan dari Hutan Iblis, ini cocok untuk pelatihan.
Berpikir begitu, ada 10 Black Ogre di depan.

"Luar biasa, bahkan jika itu adalah bos di dungeon, itu harus tinggal di sini dalam kawanan untuk hidup ya~" (Leo)

(Kalau begitu, kuserahkan padamu, Elena dan Selena.) (Leo)
Mengatakan itu,aku memanggil Selena dan menarik keluar Elena.

(Ini adalah pertarungan pertama di mana Leo-sama menggunakanku ya. Kamu dapat menggunakanku dengan kasar kok. Sebaliknya...) (Selena)
(Ya ya, aku akan menggunakannya dengan hati-hati.) (Leo)

(Aku hanya meminta sesuatu yang normal kok, Leo.) (Elena)

(Ya ya.) (Leo)

Pertama, bidik yang berada di tepi agar aku tidak dikepung, dan lepaskan tebasan.
Tapi... itu dengan mudah ditangkap oleh gold rodnya.

Oi oi,
"Itu bohong kan? Berapa sebenarnya level mereka..." (Leo)

(Sekitar 130.) (Anna)
Eh? Apakah Anna dapat mengetahui level lawan?

Musuh level 130 tepat setelah masuk ya―.
"Itu luar biasa― Karena inilah semua orang takut dengan Hutan Iblis." (Leo)

Kali ini, ayo coba untuk masuk ke wilayah musuh.
Serangan langsung lebih merusak daripada serangan tebasan.

.... Tetapi, pada saat aku mendekat, itu mengayunkan gold rodnya dengan kecepatan yang luar biasa.

Aku nyaris tidak dapat menghindarinya.

Zuddon!!

Tanah tempat gold rod itu diayunkan menjadi berongga...
"Ini luar biasa― Tapi bukan berarti aku tidak bisa mengalahkannya." (Leo)
Sambil berkata begitu, aku memotong lengannya bersama dengan gold rod itu.

"Mereka akan semakin banyak mendekat." (Leo)
Aku terjun ke sekelompok Ogre.

Kemudian, kawanan Black Ogre menyerang lagi dengan mengayunkan gold rod.
Pertama, hindari dengan menendang di udara.

Kemudian...
"Kelemahan kalian adalah kalian tidak bisa bergerak setelah menyerang!" (Leo)
Potong Ogre yang tidak bisa bertahan.

"Fuuh~, kurasa itu adalah pertarungan yang cukup bagus." (Leo)

(Ahaha~ Sudah lama sejak aku tidak berlumuran darah~ Aku sangat senang~) (Selena)
Huh? Kepala Selena menjadi aneh...

(Apakah kepalamu menjadi aneh? Meskipun sejak awal kamu memang sudah aneh sih.) (Leo)

(Tidak, ini karena aku digunakan setelah waktu yang lama.) (Selena)

(B-Begitu ya....) (Leo)

(Leo, karena Serena memiliki keinginan yang kuat sebagai pedang, jadi kepalanya aneh... Aneh.) (Elena)

(Ya.) (Leo)
Usap darah pada pedang.

(Ah~, darahku―) (Selena)
(Berisik! Diamlah!) (Elena)
Elena memotong kata-kata Serena.

"Kalau begitu, ayo kita lanjutkan." (Leo)
Ketika aku melihat sekeliling, mayat Ogre masih berserakan.

"Begitu ya, karena ini bukan dungeon, jadi mayat-mayat itu tidak akan hilang." (Leo)
Fakta bahwa itu tidak hilang adalah baik karena jumlah material yang tersedia meningkat.

"Tapi aku tidak tahu bagaimana cara menanganinya~" (Leo)

(Aku akan memberitahumu.) (Anna)

"T-Terima kasih." (Leo)

Setelah itu Anna membantuku, tetapi butuh satu jam untuk membongkar keduanya.
Selain itu, aku harus mengalahkan Cerberus yang berkumpul karena bau mayat, sehingga lebih banyak lagi hal yang harus dibongkar…

"Ini tidak akan pernah selesai!" (Leo)
Aku menuangkan sihir ke dalam batu sihir dari Ogre yang baru saja kubongkar dan memotong pohon terdekat.

Aku membuat item berbentuk kotak besar dari mereka dengan menggunakan sihir penciptaan.

Apa yang kubuat adalah,
<Membongkar KOTAK>
Mayat yang dimasukkan ke dalam ini dibongkar dengan rapi.
Letakkan mayat, tutup tutupnya selama 5 menit dan Anda hanya akan memiliki bahan berharga
Berapapun ukurannya, bisa dimasukkan, jadi bahkan seekor naga pun aman!
Dapat diatur untuk menyimpan produk jadi di ruang penyimpanan pemilik
Pencipta: Leon Forster

Dengan ini, waktu yang terbuang dapat dikurangi!

Aku segera kumpulkan mayat-mayat itu.

Dan ketika aku menutup tutupnya,
Apakah anda ingin memasukkan produk yang sudah jadi ke dalam kantong ranselmu? Ya/Tidak.
Dan sebuah teks diproyeksikan.

"Untuk saat ini aku ingin melihat yang sudah jadi, tidak." (Leo)

Lalu teks itu menghilang dan keluar sebagai Dalam operasi.

Dan ketika aku terus menonton selama 5 menit.
Tiba-tiba, tutupnya terbuka.

"Selesai!" (Leo)
Aku langsung mengintip ke dalam.
Kemudian, di dalamnya, kulit yang tampaknya menjadi Ogre dan bulu Cerberus berbaris rapi.

Ooh, ini sungguh berguna.
"Ini luar biasa, aku bahkan tidak mencium bau darah." (Leo)
Keluarkan materi dari kotak dan membawanya.

Oh~, mereka semua benar-benar telah dibongkar.
"Semuanya bisa digunakan untuk sesuatu nanti." (Leo)
Aku memasukkannya ke dalam ransel.

"Kalau begitu mari kita lanjutkan, kuserahkan penunjuk jalan padamu, Anna." (Leo)

(Dimengerti. aku akan memberimu jalan terpendek ke Death Mountains) (Anna)
Dia juga memberiku panah lagi.

"Terima kasih. Ayo pergi ke tempat yang bisa kudatangi dalam seminggu." (Leo)
Berkata begitu, aku mulai berlari.

3 hari kemudian,
"Aku tidak bisa pergi lebih jauh lagi! Di dalam hutan penuh dengan pohon dan sulit untuk terus melangkah, dan sekalinya melangkah akan ada monster yang keluar.” (Leo)

Padahal sudah 3 hari, tapi aku tidak bisa mendekati pegunungan sama sekali...

Monster yang keluar adalah Black Ogre dan Cerberus yang terkuat di hari pertama.
Yang lainnya hanyalah Orc King dan Goblin King. (Cukup kuat untuk orang biasa)

Namun, itu keluar begitu sering sehingga aku sangat terdampar.

"Haah, entah kenapa monster yang kuat tidak keluar~" (Leo)

(Sebentar lagi, akan ada makam Raja Iblis yang dikalahkan oleh yang para pahlawan.) (Anna)

"Hee~, itu lebih dangkal dari yang kukira." (Leo)

(Itu tidak benar. Hanya saja kecepatan Leo-sama bergerak sangatlah cepat.) (Anna)

"Apakah begitu?" (Leo)

(Ya. Biasanya arah arahnya tidak beraturan di hutan dan butuh waktu karena mengalahkan lebih banyak monster.) (Anna)

"B-Begitu ya―." (Leo)
Rupanya, itu lebih maju daripada yang kukira.

(Tolong berhati-hatilah! Ada monster yang sangat kuat di makam iblis di depan.) (Anna)

"Berapa kuat itu?" (Leo)

(Kalau hanya status, aku pikir itu lebih kuat dari Leo-sama!) (Anna)
Eh? Statusnya lebih tinggi dariku?

"Bukankah itu benar-benar gawat?" (Leo)
Aku mencoba untuk berhenti dengan terburu-buru, tetapi aku keluar tanpa berhenti...

Di sana tidak ada pohon, melainkan sebuah rumah.
"Mengapa rumah?" (Leo)
Apa artinya?
Seharusnya ada makam Raja Iblis di sini...

"Ooh, sudah lama sekali aku tidak kedatangan tamu."

"Huh?" (Leo)
Aku mendengar suara dari belakang.....
Share This :
KaiToranslation

Just a stray translator that usually found on the internet.

0 Comments